4 Jenis Ruangan di Rumah yang Perlu Pemasangan Pintu Lipat

Pintu merupakan bagian yang sangat penting bagi sebuah rumah. Tak ada pintu maka setiap ruangan tidak memiliki privasi masing-masing. Fungsi pintu bukan hanya menjaga privasi tetapi juga untuk menghiasi ruangan. Ada begitu banyak model pintu yaitu pintu lipat atau folding door, pintu geser dan pintu dorong. Di antara ketiganya, pintu lipat adalah jenis yang paling sering digunakan untuk rumah ukuran besar atau kecil.

Pintu Lipat

Pintu geser jika diletakan di rumah yang ukurannya kecil akan menghemat ruangan. Sedangkan pada rumah yang ukurannya besar membuatnya tampak mewah. Beberapa material pun digunakan untuk pintu lipat seperti perpaduan kaca dan aluminium, kayu hingga besi. Cara menggunakannya mudah serta tidak butuh perawatan yang ribet menjadi alasan banyak orang memilihnya.

Area di Rumah yang Tepat untuk Memasang Pintu Lipat 

pintu lipat rumah

Folding door memang banyak dipilih, tetapi bukan berarti pintu ini cocok untuk digunakan pada seluruh area di rumah. Contohnya saja pada pintu utama masuk ke dalam rumah kurang cocok karena tidak praktis dan ukurannya terlalu lebar. Oleh karena itu pintu utama lebih sering menggunakan pintu dorong.

Sebelum Anda memasang pintu lipat, sebaiknya kenali ruangan mana saja yang tepat untuk menggunakan. Sehingga fungsinya sebagai pintu bisa lebih maksimal.

1. Ruangan dapur dan halaman belakang

pintu lipat dapur

Dapur adalah wilayah yang biasanya terletak di area belakang sehingga berbatasan dengan halaman rumah. Karena berbatasan dengan bagian belakang rumah, tidak jarang pemilik rumah akhirnya memasang folding door supaya dapur tampak lebih luas. Pintu lipat biasanya terbuat dari bahan kaca dan aluminium yang ukurannya sebesar dinding. Ketika pintu dibuka maka Anda bisa memiliki dapur terbuka yang nantinya bisa digunakan untuk area pesta kebun.

2. Ruang tamu dengan ruang keluarga

pintu lipat ruang tamu

Jika Anda memiliki rumah kecil maka tidak ada salahnya memasang pintu lipat dari material UPVC yang ringan. Anda bisa memasangnya untuk membatasi ruang tamu dengan ruang keluarga di bagian dalam. Sehingga ketika Anda memiliki tamu bisa membuat ruang yang lebih privat dengan menutup pintu. Karena bobotnya yang ringan tidak sulit untuk menutup atau membukanya. Ketika ruang tamu sedang tidak digunakan, Anda bisa membukanya sehingga rumah tampak lebih luas.

3. Pintu Garasi

pintu lipat garasi

Anda bisa juga memanfaatkan pintu lipat sebagai pintu garasi yang terbuat dari bahan besi. Pintu lipat akan lebih kokoh dibandingkan dengan pintu dorong yang cukup memakan ruang. Selain itu pintu lipat dari bahan besi juga mudah untuk digunakan, hanya saja perlu perhatian khusus terhadap perawatannya. Karena pintu dari material besi lebih mudah berkarat. Anda harus rajin membersihkan dan memberikan minyak pada engsel serta rel pintu. Selebihnya pintu lipat pada garasi lebih aman dan tahan lama.

4. Ruang makan dengan ruang keluarga

pintu lipat ruang keluarga

Masih untuk rumah yang ukurannya besar, Anda pastinya memiliki ruang makan yang terpisah dengan dapur dan ruang keluarga. Apabila Anda sering mengadakan acara di rumah, maka sebaiknya pasanglah pintu lipat yang membatasi ruang makan dengan ruang keluarga. Sehingga Anda tidak perlu memindah meja makan yang ukurannya besar. Dengan menutup pintu lipat, Anda bisa memiliki ruang keluarga untuk acara-acara formal.

Pemisahan ruang tidak harus selalu menggunakan dinding dari bata yang permanen. Jika pada hari-hari biasa Anda suka dengan ruangan rumah tampak luas maka pasanglah folding door yang bisa dibuka sesuai dengan keinginan. Ketika Anda hendak mengadakan acara yang perlu privasi di masing-masing ruangan bisa menutupnya. Alternatif pintu ini cukup praktis untuk membuat sekat ruangan.

Gravatar Image
Honesty is the currency of wherever you are