Aneka Festival Budaya Kejawen Peringatan Malam Satu Suro di Berbagai Daerah di Pulau Jawa

Mungkin banyak yang pernah mendengar kata-kata kejawen, namun tidak tahu pasti akan artinya. Kejawen memang melekat dengan tradisi masyarakat Jawa. Secara garis besar, kejawen adalah pedoman hidup orang Jawa dalam bermasyarakat. Tidak tepat dikatakan agama, namun kejawen bisa dikatakan sebagai sebuah kepercayaan. Seiring dengan masuknya berbagai agama ke tanah Jawa. Separti Hindu, Budha, Kristen dan Islam. Filsafat kejawen pun mengalami perkawinan budaya, sehingga menghasilkan akulturisasi yang menjadi budaya masyarakat Jawa yang dipertahankan hingga saat ini.

Festival Budaya Kejawen Peringatan Malam Satu Suro

Salah satu bentuk akulturisasi adalah perayaan malam satu suro. Dicanangkan pertama kali oleh Sultan Agung, malam satu suro merupakan malam tahun baru islam (1 Muharram) yang juga menjadi malam tahun baru kalender Jawa. Hingga saat ini, festival budaya malam satu suro kerap kali dirayakan. Jika Anda ingin beriwisata budaya, Anda dapat cek harga sewa bus pariwisata Jakarta Timur untuk mempersiapkan transportasinya.

Malam Satu Suro berbagai daerah di Jawa

Pusat perayaan Malam Satu Suro adalah di Kraton Solo dan Yogyakarta. Anda bisa memilih destinasi wisata bersama rombongan menuju salah satu tempat tersebut. Festival Malam Satu Suro ditandai dengan adanya iring-iringan atau kirab dari para abdi dalem Kraton. Namun demikian, setiap daerah di pulau Jawa juga mengadakan tradisi Malam Satu Suro masing-masing. Beberapa di antaranya :

  • Di Solo, selain adanya kirab dari para abdi dalem istana,daya tarik lainnya adalah terdapat kirab hewan yang khas yaitu kebo (kerbau) bule. Keberadaan kebon bule ini, konon dianggap sebagai hal yang keramat oleh masyarakat setempat.
  • Sementara perayaan Malam Satu Suro di Yogyakarta, kirab abdi dalem kraton, identik dengan mengikutsertakan keris serta benda-benda pusaka lainnya.
  • Di Ponorogo, ada festival Grebeg Suro. Rangkaian acara Grebeg Suro mulai dari festival reog ponorogo hingga Larung Risalah Doa (Larung Sesaji).
  • Di Klaten sendiri, Malam Satu Suro dirayakan dengan tradisi Ngalap Berkah. Pada malam Satu Suro masyarakat Klaten melakukan kegiatan ‘Laku Prihati’ dimana masyrakat Klaten tidak tidur selama 24 jam. Selain itu acara perayaan satu suro diisi dengan doa bersama, kendurian masal, serta pertunjukan wayang kulit semalam suntuk pada setiap tanggal tujuh Suro.

Itulah beberapa cara perayaan Malam Satu Suro di daerah Jawa. Jika Anda berminat mengikuti keseruannya, Anda dapat menyewa bus pariwisata untuk perjalanan antar provinsi. Tarif sewa bus pariwisata Jakarta untuk perjalanan antar provinsi selama 3 hari berkisar antara 9 juta hingga belasan juta rupiah.

Gravatar Image
Honesty is the currency of wherever you are