Munculnya Masalah Dinding Lembab Berjamur Pada Pemasangan Wallpaper

Dinding pada sebuah bangunan adalah bagian yang berfungsi sebagai skat pembatas baik antara internal bangunan dan eksternalnya, maupun antara satu ruangan dan ruangan lainnya. Pada dasarnya apa yang kita sebut ruangan pada rumah, kantor, dan sebagainya tercipta karena adanya dinding.

Patut kita sadari bahwa dengan demikian bagian ini menjadi salah satu elemen penyusun gedung paling dominan selain lantai dan atap. Oleh sebab itu dinding atau yang biasa juga disebut tembok harus diberi perhatian khusus.

Perhatian ini diantaranya termasuk soal keelokan dari tampilan dinding tersebut. Jika kamu berniat memperbaiki tampilan tembok di hunian kamu caranya bisa dengan memasang wallpaper dinding rumah. Bahan dekorasi interior tersebut memungkinkan kamu untuk mempercantik area dinding pada suatu ruangan sehingga menghasilkan suasana yang menyenangkan untukmu.

Material pelapis ini pada dasarnya bisa diaplikasikan secara mudah. Akan tetapi perlu kamu ketahui bahwa disitu bukan berarti kamu bisa menempelkannya begitu saja. Ada tahap pengkondisian permukaan dinding supaya siap untuk menjadi tempat merekatnya wallpaper.

Dalam tahap ini kendala umumnya adalah kondisi dinding lembab berjamur sehingga jika tidak diatasi wallpaper tidak akan terpasang dengan sempurna.

Munculnya Masalah Dinding Lembab Berjarmur Pada Pemasangan Wallpaper

Kenapa Bisa Lembab Berjamur?

Sebagaimana kami tulis tadi bahwasanya hal tersebut tergolong masalah umum sehingga bisa terjadi pada setiap dinding. Jadi mungkin pada gedung rumahmu pun persoalan ini bisa ditemukan.

Sebenarnya munculnya jamur serta kelembaban muncul dengan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Nah, untuk mengetahui kenapa hal tersebut terjadi maka kami akan menjelaskan kepada kamu beberapa faktor dan bagaimana pengaruhnya.

  1. Faktor Kepadatan Dinding

Faktor pertama datang dari dinding itu sendiri. Secara spesifik yang di maksud disini adalah soal kepadatan struktur tembok. Daya ikatan antara setiap material penyusunya adalah nilai dari kepadatan ini.

Dinding yang telah termakan usia dan kehilangan kepadatannya bisa dipastikan cenderung lebih rentan mengalami kelembaban. Hal ini dikerenakan apabila kepadatan menurun maka struktur dalam  dinding pun akan muncul ronga – ronggo atau celah kosong.

Faktor Kepadatan Dinding

Pada bagian dalam tembok semacam itu, naik turunnya suhu bisa menghadirkan kelembaban dari dalam. Karena saat suhu rendah partikel udara mengalami pengembunan sedangkan pada suhu panas “embun” pada celah – celah tembok tadi akan kembali menguap. Kesimpulannya ada partikel air yang terjebak.

Proses ini otomatis menimbulkan kelembaban. Akhirnya kelembaban yang dibiarkan pun mengundang pertumbuhan jamur terutama pada pemukaannya.

  1. Lingkungan Dinding Cenderung Terkena Air

Lingkungan dinding yang kerap kali bersinggungan dengan air, kamu sadari atau tidak pasti mengakibatkan permukaan dinding ikut basah. Lebih dari itu jika terus – menerus terdampak air maka itu berarti tembok selalu mengalami kelembaban berlebih. Disinilah permukaan mulai jamuran.

Harus kamu ketahui juga meskipun bagian yang sering terkena air hanya pada satu sisi saja, namun efeknya bisa merambah hingga ke sisi di baliknya. Contohnya pada tembok kamar tidur yang punya ruang toilet pribadi.

Lingkungan Dinding Cenderung Terkena Air

Otomatis permukaan tembok di dalam toilet selalu basah, lalu kamu pun saat hendak memasang wallpaper dinding kamar tidur pada permukaan di balik tembok toilet itu bakal menemukan kendala kelembaban berlebih bahkan jamur.

  1. Permukaan Dinding Lama Tertutupi Oleh Furnitur

Kemudian permukaan lembab dan berjamur juga terjadi jika dinding terlalu lama tertutupi oleh furnitur rumah tangga. Kita ambil permisalan di dalam suatu ruangan kamu punya sebuah lemari besar yang kamu letakan di tepi ruangan.

Maka perabot tersebut pun menutup sebidang area dinding. Nah, karena tersembunyi di belakang lemari besar maka permukaan dinding pun kurang mendapat sirkulasi udara yang baik serta pencahayaan dari sinar matahari yang hangat.

Permukaan Dinding Lama Tertutupi Oleh Furnitur

Wajar saja area permukaan dinding tersebut menjadi lembab dan berjamur. Karena dua kondisi tersebut memang merupakan pemicunya.

Begitulah kira – kira bagaimana kendala pemasangan wallpaper berupa dinding lembab berjamur terjadi. Pada intinya sebelum kamu sebelum menempelkan pelapis dinding tersebut harus membereskan kendala yang ada.

Jauh – jauh hari sebelum membeli wallpaper kamu harus mulai melakukan pengecekan sehingga bila ditemukan masalah kamu bisa langsung mengatasinya dan pemasangan wallpaper pun tidak tertunda dari agenda yang sudah kamu rencanakan. Apalagi jika kamu punya kesibukan yang cukup padat.

Mungkin pada artikel selanjutnya kami akan berbagi cara mengatasi kendala dinding lembab berjamur. Jadi semoga kamu tidak bosan untuk kembali berkunjung ke situs ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *