Pengertian Gaya Vintage yang Marak Digunakan Dalam Desain Interior

Salah satu gaya desain yang cukup diminati oleh masyarakat adalah gaya vintage.  Sebelum menerapkan gaya yang identik dengan kesan kuno ini, sebaiknya kita pahami dahulu pengertian dari gaya vintage.  Pengetahuan ini berguna agar tidak salah memilih elemen dekor seperti corak lantai saat kamu sudah berada di toko flooring.

Pengertian Gaya Vintage

Definisi Vintage

Istilah vintage berasal dari kata vinum, kata latin yang bermakna minuman hasil fermentasi anggur (wine).  Kata vintage digunakan oleh petani yang akan memanen anggur, sehingga lebih sering merujuk pada tahun saat pemanenan anggur.  Jadi pada awalnya  kata vintage tidak berhubungan dengan hal-hal kuno ya.

Kesan kuno dan berkualitas muncul akibat budaya pemilihan wine.  Kata vintage tak hanya digunakan untuk menyebut proses pemanenan anggur.  Kata ini pun merujuk pada saat proses pemilihan buah anggur menjadi wine.  Kamu pasti tahu kan bahwa semakin lama usia penyimpanan wine maka semakin bagus kualitasnya.  Akhirnya para produsen wine terbiasa mencantumkan kata vintage dan tahun saat pemanenan anggur tersebut sebelum diproduksi menjadi wine.  Lama kelamaan kata vintage identik dengan kesan kuno dan diaplikasikan dalam banyak hal seperti corak lantai yang tersedia di toko flooring.

Vintage di Era Modern

Penggunaan Kata Vintage di Era Modern

Setelah waktu berjalan, pada abad ke-19 kesan tua, klasik, kuno, dan bermakna lekat dengan kata vintage.  Tak hanya anggur yang dilabeli dengan kata vintage, benda-benda lain seperti furnitur, fashion, dan mobil pun banyak menggunakan gaya vintage.  Bahkan kata vintage digunakan untuk jenis corak lantai. Lantai yang memiliki gaya vintage dapat kita temukan di toko flooring

Baca juga: Ciri Khas Atap Minimalis Untuk Tampilan Rumah Anti Mainstream

Penggunaan gaya vintage pada furnitur tidak merujuk pada usia barang.  Tetapi lebih pada tampilannya.  Jika suatu furnitur terlihat kuno dan klasik maka sudah dikategorikan sebagai vintage.  Biasanya gaya vintage lekat dengan elemen logam dan kayu.  Gaya vintage bukanlah gaya yang monoton. Gaya vintage lekat benda yang diproduksi pada era 1830-1930.  Era rujukan gaya vintage yang memiliki rentang 100 tahun menjadikan gaya ini terdiri dari berbagai variasi.  Seperti misalnya gaya desain vintage tahun 1960-an bisa diwujudkan dalam desain furnitur yang diproduksi saat ini.  Jadi cakupan gaya desain vintage cukup luas, tak terbatas hanya pada rentang waktu beberapa puluh tahun ke belakang.

Gravatar Image
Si tukang nyender tapi jago maen Dota II (jago mati).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *