Tips Mengatur Variasi Keyword dalam Penulisan Artikel

Mengatur variasi keyword  pada artikel adalah langkah kedua setelah melakukan riset kata kunci. Variasi keyword sangat menentukan ranking sebuah wesbsite dalam hasil pencarian Google. Sayangnya banyak penulis yang tidak memiliki pengetahuan terkait ini.

Mengatur Variasi Keyword

Informasi mengenai cara dan tools untuk meriset kata kunci banyak tersaji di internet.  Namun artikel yang membahas tips mengatur variasi keyword di dalam artikel cukup sulit ditemukan.  Jika kamu menggunakan jasa seo website¸ pastikan mereka memahami aturan variasi keyword agar optimasi SEO webmu berjalan sesuai dengan rencana.  Setidaknya ada dua hal yang harus kamu pahami terkait variasi pengunaan keyword:

Gunakan Long Tail Keyword

Seperti namanya, long tail keyword adalah penjabaran dari kata kunci inti.  Contohnya ” hindari judi bola online” atau  “cara terbaik agar terhindar dari judi bola online”.  Kata kunci inti yaitu “judi online” dijabarkan ke dalam kata kunci yang lebih panjang.

Mengapa menggunakan long tail keyword? Jasa seo Jakarta menggunakan kata kunci jenis ini karena dapat meningkatkan pengunjung blog hingga 80%.  Juga meningkatkan conversion rate dibanding penggunaan kata kunci inti.  Tingkat kompetisi long tail keyword pun lebih kecil karena lebih sedikit orang yang memasukkan kalimat atau frasa panjang di dalam mesin pencarian Google.

Posisi Terbaik Untuk Menempatkan Keyword di Dalam Artikel

Posisi Terbaik Untuk Menempatkan Keyword

Setelah mengatur variasi jumlah kata, selanjutnya kamu perlu mempelajari berbagai posisi yang tepat untuk meletakkan keyword tersebut. Jasa seo murah menempatkan keyword dalam 6 posisi ini:

1. Judul artikel dan meta title, tempatkan keyword hasil riset ke dalam judul artikel dan meta title.  Judul artikel adalah judul yang terbaca oleh pengguna internet, sedangkan meta title adalah judu yang terbaca oleh mesin pencari.

2. Struktur URL, tempat terbaik kedua untuk meletakkan keyword adalah alamt artikel atau konten (URL).  Jangan biarkan URL tampil berupa deretan angka yang tidak menggambarkan isi kontenmu di laman itu.

3. Meta description, optimasi rangkaian teks preview saat artikelmu dibagikan adalah trik agar kontenmu lebih dapat dibaca oleh mesin pencari.  Jika tidak diatur, bisa saja meta description yang tampil justru berbeda dengan isi konten yang kamu buat.

4. Judul gambar, jangan malas untuk mengubah nama file gambar atau video yang kamu unggah dengan rangkaian nama yang mengandung keyword.  Mesin pencari hanya mampu membaca memberi peringkat berdasarkan data keyword, bukan kualitas gambar yang kamu unggah.

5. Inbound link, adalah link yang mengarahkan pengunjung untuk membuka laman websitemu.  Meletakkan keyword di dalam inbound link dapat meningkatkan ranking website di mesin pencari.

6. Isi artikel atau konten, adalah tempat krusial yang harus diisi dengan keyword.  Meskipun kamu tidak memahami teknik SEO, jika konten yang kamu bagikan bagus dan mengandung keyword yang relevan dengan hasil pencarian, laman websitemu akan tetap tampil di halaman pertama Google.  Untuk itu kamu harus memastikan kualitas dari artikel yang ditawarkan oleh jasa seo sebelum kamu menggunakan jasa mereka ya.

Gravatar Image
Si tukang nyender tapi jago maen Dota II (jago mati).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *