Yuk Simak Sejarah dan Perkembangan JavaScript

JavaScript mungkin kata yang kurang familiar bagi orang yang awam. JavaScript merupakan bahasa pemrograman yang populer yang digunakan web developer, selain ada HTML dan CSS. JavaScript membantu untuk menyempurnakan dari tampilan serta sistem pada halaman web.

JavaScript membantu membuat website menjadi lebih hidup dan menarik, karena bahas pemrogramannya. Cara kerja JavaScript adalah dengan mengunduh script ke perangkat milik pengunjung situs anda, dan diproses di perangkat itu juga. JavaScript biasanya ditanam langsung di sebuah halaman website atau melalui file JavaScript yang telah dipisah.

Sejarah Perkembangan JavaScript​​​​​

Sejarah Perkembangan JavaScript

Pengembang JavaScript seseorang yang bernama Brendan Eich, yang pada waktu itu dia masih bekerja di Netcape Communications Corporation. JavaScript dibuat dengan kurun waktu yang singkat yaitu selama 10 hari, dan bahasa pemrogaman ini awalnya diberi nama Mocha.  Namanya terus berganti-ganti sampai akhirnya nama terakhir yang digunakan sampai saat ini yaitu JavaScript.

JavaScript terus mengalami perkembangan sehingga di tahun 2016, sebanyak 92% website menggunakan JavaScript sebagai bahasa pemrogaman. Jasa Pembuat Website mengunakan JavaSciprt karena bahasa pemrograman yang dimiliki ini, mudah untuk dipahami dan dipelajari dibandingkan bahasa pemrograman yang lain. Penggunaan JavaScript di banyak platformwebsite, dapat membuat website menjadi lebih interaktif, sehingga menarik minat serta perhatian pengunjung web.

Baca juga: Cara Mendapatkan Penghasilan dari Website

Perlu diketahui jika jasa pembuatan website Jakarta menggunakan JavaScript karena memiliki banyak kelebihan dibandingkan bahasa pemrograman yang lain. Error dalam JavaScript mudah diketahui dan diperbaiki, sehingga menggunakan bahasa pemrograman JavaScript lebih ringan serta cepat. Akan tetapi, ada juga kelemahan yang dimiliki oleh JavaScript yaitu, memiliki risiko yang tinggi dalam hal eksploitasi, sehingga rentan digunakan untuk mengaktifkan kode berbahaya, dan dapat menggangu komputer pengguna.

JavaScript memiliki sistem keamanan yang lebih lemah dibandingkan bahasa pemrograman yang lainnya, karena banyaknya pengguna bahasa pemrograman ini. Penjelajah web seperti Chrome, Mozilla Firefox, Internet Explorer, Opera, dan lain sebagainya menggunakan JavaScript sebagai bahasa pemrograman. Semoga informasi sejarah tentang JavaScript ini semakin dapat menambah pengetahuan anda.

Gravatar Image
Honesty is the currency of wherever you are